Marliwis Melaksanakan Program Kewirausahaan Berupa Seni Dan Tari Di MTsN 7 Kota Padang Sebagai Kompetensi Kepala Madrasah
Padang - Humas
Pada Permendiknas No 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Madrasah telah ditetapkan sebanyak 5 (lima) dimensi kompetensi Kepala Madrasah. Salah satu dari kelima dimensi itu adalah kompetensi kewirausahaan. Untuk itu perlu dipahami tugas kepala madrasah sebagai pengembang kewirausahaan.
Dimensi Kompentensi Kewirausahaan Dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengembang kewirausahaan, seorang kepala madrasah harus memenuhi kriteria kompetensi sebagai gerikut:
Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan madrasah Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif Memiliki motivasi kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin madrasah
Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang terjadi di madrasah Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan madrasah sebagai sumber belajar Rincian Tugas Kepala madrasah Dalam Pengembangan Kewirausahaan
Kemudian menurut Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala madrasah, pada pasal 15 ayat 1 disebutkan bahwa beban kerja kepala madrasah adalah untuk melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, serta supervisi guru dan tenaga kependidikan (GTK). Pada ayat 2 disebutkan beban kerja kepala madrasah bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan mutu madrasah sesuai 8 (delapan) standar nasional pendidikan.
Berdasarkan peraturan tersebut, kepala madrasah memiliki tugas mengadakan pengembangan kewirausahaan terhadap kedelapan standar nasional pendidikan dengan memperkuat jiwa (naluri) kewirausahaan, yaitu menciptakan inovasi, kerja keras, memiliki motivasi yang kuat dan semangat pantang menyerah.
Marliwis sebagai kepala MTsN 7 Kota Padang telah melaksanakan salah satu dari 8 standar pendidikan nasional yaitu pengembangan ke wirausahaan tentang musik dan tari. Musik dan tari yang sedang di kembangkan oleh kepala MTsN 7 Kota Padang telah membuahkan hasil bahwa tari dan Musik yang dikembangkan tersebut sudah tampil di kalangan masyarakat yang membutuhkan seperti pada tanggal 3-02-2024 kemaren anggota tari MTsN 7 Kota Padang tampil dengan tari persembahannya dalam menyambut marapulai dan anak Daro ( penganten ) di kelurahan Bungus Barat. Mereka tampil penuh semangat dan Membuat masyarakat terpukau melihatnya. Tampilnya mereka bukan hanya dapat pujian tapi juga mendapatkan cuan dari tuan rumah sebagai ekonomi madrasah.
Disamping itu Marliwis juga menyampaikan kepada humas MTsN 7 Kota Padang H. Jamaril, ini adalah penampilan yang kedua yang mana awalnya dilaksanakan di MAN 1 Kampus 2 Bungus Teluk Kabung dalam rangka serah terima tanah hibah dari Pemko Padang kepada kementerian agama kota Padang.
Dan kita akan berupaya terus untuk mengembangkan ini sesuai dengan kompetensi kepala madrasah salah satunya pengembangan ke wirausahaan.
Kewirausahaan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan madrasah dengan lebih optimal sehingga dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi dan bermuara kepada peningkatan kualitas madrasah yang kita pimpin ungkap Marliwis.
Selain itu, jiwa kewirausahaan yang kuat yang dimiliki oleh kepala madrasah sangat bermanfaat bagi pelaksanaan Kurikulum merdeka ( Kumer ) secara utuh serta pengembangan madrasah dalam menghadapi era digital dan industri 4.0 yang sedang berlangsung saat ini. ( jm)



Komentar